September 16, 2012

Review Film:Tae Guk Gi (2004) "Cerita mengharukan tentang persaudaraan"


Terus terang aja saya sedih banget pas nonton film ini, bahkan sampe akhirnya film ini selesai pun ketika saya ingat-ingat lagi, saya pasti bisa menitikan airmata.

September 5, 2012

Kecuali Perubahan Itu Sendiri


Tidak ada yang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri. Kalimat itu selalu saya ingat. Pertama kali saya mendengarnya dalah saat salah satu guru bahas inggris saya saat SMP menjadi pembina upacara dan menyampaikan pidatonya.

-

Yaa, gak ada yang gak berubah kecuali perubahan itu sendiri. Gue yang sekarang makin tua, udah berubah. Temen-temen masa kecil gue juga sekarang udah berubah. Ada yang jadi lebih baik, ada juga yang makin gak jelas hidupnya. Kadang bahkan gue gak bisa lagi mengenali mereka.

Saat lo ngerasa bahwa persahabatan gak akan berubah dan selamanya begitu alias abadi. Lo salah besar, karena emang dasarnya gak ada yang abadi kecuali kematian. Gue bicara ini bukan mo nakut-nakutin soal kematian. Ini soal persahabatan.
Demi temen kita rela lakuin apa aja, demi temen kita rela susah bareng. Kadang setelah bahagia baru deh lupa siapa yang dulu saling menopang saat lagi sedih.
Gue udah biasa kehilangan temen, karena karakter hidup gue yang harus pindah-pindah. Gue terbiasa untuk gak anggep semua hubungan pertemanan itu serius, biar gak sedih waktu nanti pisah.

Munafik sih enggak, tapi terlalu loyal juga engga. Maksudnya, gue adalah tipe orang yang kalo udah bertemen ya sebisa mungkin ga bikin celah buat musuhan, dan kalo udah musuhan gue gak mau deket-deket, dan bilang 'hai' Oh ya mungkin gue bisa berakting untuk kondisi terdesak. Kadang gue jadi munafik juga sih.

Seperti di tulisan gue sebelumnya, saat gue ada masalah sama temen gue. Gue berusaha buat memahami, mengalah dan menyelesaikannya. Gue yakin bahwa perjalanan hubungan persahabatan itu gak selalu mulus. Kadang sahabat pun bisa saling ngomongin dibelakang. 
Gue akan berusaha maafin temen gue kalo dia salah, dan ngasih tau ke dia, sama-sama cari jalan keluar kalo ada masalah, bukannya ninggalin atau mojokin dan nyalahin. 

Tapi kadang kita juga bisa merasa dikhianati dalam hubungan persahabatan. 
Bukan hanya, direbut pacarnya sama sahabat sendiri, atau di jatuhkan dalam sebuah kompetisi. 
Saat kita berjalan bersama kemudian berjanji saling menopang dan gak berpisah. 
Kalo janji itu kemudian lekang karena waktu, itu hal yang wajar. Kita semua berubah, dan kita semua bisa dipisahkan oleh keadaan. Tapi gimana kalo perpisahan itu adalah keinginan untuk mencari keuntungan satu sama lain? bukannya itu pengkhianatan? 

Kadang perselingkuhan pun masih bisa dimaafkan. Gue gak mau jadi orang yang picik sih.
Semua orang bisa berbuat kesalahan. Ya gue bisa maafin, karena gue punya kesempatan untuk memaafkan. Tapi maaf gue gak bisa lupa. Gue gak lupa dengan kejahatan dan kebaikan orang yang ditujukan buat gue. Atau kalo gue lupa itu karena faktor usia. Tapi biasanya sih gak lupa.

Orang-orang silih berganti dateng dan pergi dalem hidup gue, tapi yang namanya sahabat sejati. Keluarga itu juga sahabat sejati. Yang namanya sahabat sejati, itu bakal bertahan sampe akhir, bakalan terus berjuang sama-sama gak perduli gimana keadaannya. Karena kita terikat bukan hanya demi kepentingan, tapi juga karena kebersamaan kita jauh lebih berharga ketimbang dari harga diri kita.

Gue juga jadi inget lata-kata 'di dunia egois hanya yang egois yang menang' dan gue mengingat itu. Gue selalu akan berhati-hati. Bokap juga selalu bilang sama gue jangan terlalu menyerahkan kepercayaang sama orang lain. Karena toh persahabatan pun bisa pupus. Gak selamanya hubungan yang berjalan baik berakhir dengan baik pula. Keluarga pun bisa terpecah belah, walaupun ada kesempatan buat menyatu lagi. Gitu juga sama persahabatan. 
Gue gak mau jadi orang egois. tapi gue tau itu dibutuhkan sesekali. 



Apa pun yang kamu lakukan, Pintu hatiku akan selalu terbuka untukmu
-Ajahn Brahm-

Gue ingin jadi orang yang bisa ngomong kayak gitu. Yang bisa menerima kekalahan, rasa sakit, menerima musuh gue tanpa rasa dendam di dalam hati gue.
Gue pengen orangtua gue bisa merasa begitu ke  gue.
Gue pengen temen-temen gue tulus bertemen sama gue.
Kadang gue takut gue membuat pertemanan seolah gue beli dengan uang. Padahal bukan itu maksudnya. Kadang kebaikan kita dianggap negatif.
Gue berusaha mengerti dan menerima semuanya.

Harga diri yang terlalu tinggipun jadi tidak menarik lagi.
Kalo gue menyerah sekarang, kalo gue berhenti sekarang. Maka semuanya akan berlanjut dengan pola yang sama di hubungan yang berbeda.
Persahabatan bagai kepompong merubah ulat menjadi kupu-kupu. Semoga kita bisa begitu.

August 30, 2012

Review Film: Frozen Flower (2008) "Percintaan sesama jenis yang tragis"


The Frozen Flower  2008 Film Korea Selatan disutradarai oleh Yoo Ha . Kisah yang cukup kontroversial  tentang karakter dalam keluarga kerajaan yang mengejar cinta mereka. 

Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya


Buku dengan judul yang menggelitik ini udah keluar setahun atau mungkin dua tahun lalu. Saya baru membacanya sekarang, itupun karena tante saya yang memberikan buku ini. 

March 4, 2012

Secangkir kopi di pagi hari


Sendu, rasanya saat nonton pertunjukkan teater. seperti mengorek kenangan lama yang dikubur didalam ingatannya membusuk bersama kenangan lain yang sengaja dilupakan.

Pertunjukkan Teater yang begitu dahsyat dan bergairah. Dulu dunia teater itu sangat dicintai dan diimpikan. tapi seperti mimpinya yang lain. dunia itu hanya ada dalam mimpinya.

setiap kali ia bercermin, ia bertanya kedalam dirinya sendiri apa yang benar-benar ia yakini sebagai keinginannya. bukan keinginan orang disekitarnya, bukan keinginan orangtuanya. tetapi apa yang ia yakini tidak benar-benar ia yakini. dia terlalu pengecut. dan mimpinya membusuk bersama luka dan kenangan lainnya, menunggu untuk hancur.

dulu IKJ itu begitu didamba dan dipuja, lalu sesaat tersadar "kamu mau jadi apa?"
kesenian itu cukup jadi hobi saja,tetapi jangan dijadikan pekerjaan. doktrin demi doktrin ia dengar, dan itu membuat dia yakin,membuat kepercayaannya hilang. dan apa yang dia perlihatkan sesungguhnya hanyalah ilusi.

frustasi dengan impiannya yang tidak jadi nyata, maka separuh hidupnya dia melakukan segalanya dengan penuh kepalsuan atau berakting. sadar bakatnya terbuang, maka dia juga membuang cita-citanya yang lain dan berusaha hidup normal.

apa itu hidup normal? gaya hidup yang dia berusaha mengerti. sayangnya dia sudah terlalu rusak untuk diperbaiki. dia sudah rusak.

tidak ada yang bisa kembali setelah segalanya dipertaruhkan dan dia tidak mendapat apa-apa. bahkan dia kebingungan mencari dirinya, ketakutan dengan bayang-bayang "hidup itu penuh persaingan,siapa yang kuat dia yang menang"

dia tidak lagi percaya pada hal-hal romantis lainnya, tidak kepada orang baik, dia hanya percaya pada rasa sakit dan pengkhianatan. dan percaya bahwa hal baik itu akan ia peroleh setelah kematian menghampirinya dan dia berada di surga. hal-hal lainnya hanyalah secangkir kopi di pagi hari, manis seperti impiannya, pahit ketika mengingat impian itu sudah membusuk bersama dengan kepercayaannya.

February 17, 2012

Apa kabar? saya kembali menulis


alhamdulillah yah sesuatu akhirnya bisa nulis lagi.Udah lama blog ini gak keurus sampe jamuran ya. barusan abis bersih-bersih, tapi berhubung bersihinnya manual jadi gak bersih bange. Banyak yang terjadi di hidup saya belakangan ini, salah satunya adalah sekarang saya udah jadi fans beratnya GIRLS GENERATION *penting ya dibahas*

jadi tuh mereka adalah salah satu girlband korea gitu, gatau dapet virus darimana ya ini, saya jadi demen banget sama korean pop deh sekarang. Emang sih dari dulu udah suka banget sama korea tapi lebih ke drama nya gitu.

eh, novel yang rencana saya bikin juga gak dilanjutin nih, mungkin karena selalu stuck pas di tengah-tengah ya? atau mungkin belum siap buat bikin sebuah epik yang menegangkan tapi ngayalnya ketinggian jadiny gagal mulu deh.

Beberapa lalu juga saya ngedaftar di radio buat jadi penyiar, sayang sekali gagal, daftar jadi anggota PSM(paduan suara mahasiswa) juga gagal, daftar disalah satu ukm kampus juga gagal.
Rasanya kayak gak guna aja waktu itu, kok semua semua gagal, pas dengerin lagu Fireworksnya mbak Katy Pery baru deh bisa semangat lagi *curhat dikit ya*
Life must go on kan masa cuma gara gara gitu aja gu putus asa sih, masih ada seribu jalan menuju Roma *duhileeh*

Emmm, dan sekarang saya udah mau semester empat aja, berarti kuliah udah hampir dua tahun gitu dan masih jomblo padahal usia udah hampir *** (disensor) #galaudadakan

Yaudah segitu dulu aja curhatnya.

Member of

Blogger Perempuan